Generalized Audit Software (GAS)

    General Audit Software atau yang biasa disingkat dengan istilah GAS ini merupakan teknik auditing with computer, atau yang lebih dikenal dengan Teknik Audit Berbantuan Komputer (Computer Assisted Audit Techniques).

    Di negara Barat, GAS ini sudah banyak diterapkan oleh perusahaan audit. O’Donnell dan Schultz mengungkapkan bahwa “Adopsi General Audit Software (GAS) dapat meningkatkan kualitas audit, dan ini alasan mengapa penggunaannya diterapkan oleh Standar Auditing US”.

Contoh generalized accounting software yang beredar di Indonesia adalah sebagai berikut

1. MYOB Accounting (dan varainnya)

2. Zahir Accounting

3. Accurate

4. Bee Accounting

dan mungkin masih banyak lagi yang penulis tidak (belum) tahu

    Aplikasi akuntansi yang general paling tidak mampu merekam penjualan tunai maupun kredit, pembelian tunai maupun kredit dan jurnal umum. Jadi, andai satu toko mebel yang selalu menjual mebel secara tunai memilih menggunakan salah satu dari generalized accounting software tersebut, maka menu penjualan kredit tidak akan terpakai (sekalipun fasilitas tersebut akan tetap ada dalam aplikasi akuntansi tersebut). Berbeda jika kita membuat aplikasi akuntansi dengan meminta seorang (satu tim) programer,. maka si programer hanya akan menyediakan menu yang memang relevan dengan bisnis kita. Ini memang menjadi salah satu kelemahan software akuntansi general.

Generalized Auditing Software

Generalized auditing software adalah aplikasi yang dirancang untuk membantu proses audit database. Contoh generalized auditing software yang penulis tahu adalah:

ACL

IDEA

Software ini dirancang untuk memilki kemampuan untuk membaca beragam tipe file (dbf, mdb, text file, termasuk excel).

Komentar

Postingan Populer