Inovasi OVO Siap Mendukung Kemajuan Sektor Perekonomian Indonesia
Sejak mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia pada awal Agustus 2017, OVO terus melesat sebagai salah satu layanan dompet virtual terkemuka di tanah air. Aplikasi finansial besutan Lippo Group tersebut memang bersaing ketat dengan Gopay. Oleh sebab itu, banyak inovasi yang sudah disiapkan untuk memenangkan persaingan pasar.
Masyarakat modern pun patut memanfaatkan OVO untuk mendukung kemudahan transaksi sehari-hari.
Semakin Berkilau bersama Grab
Pada awalnya, OVO merupakan aplikasi dompet virtual yang berdiri sendiri. Implementasi teknologinya disiapkan untuk sejumlah merchant pusat perbelanjaan yang bergabung dalam Lippo Group. Namun, aplikasi tersebut akhirnya berkembang pesat setelah bekerja sama dengan Grab. Karena kala itu layanan GrabPay belum mendapatkan lisensi e-money dari Bank Indonesia. Penggunaan aplikais dari Lippo Group tersebut pun meningkat pesat karena banyak orang yang memanfaatkannya saat menggunakan layanan Grab. Apalagi Grab juga kerap menghadirkan promo khusus bagi para pengguna yang melakukan pembayaran non tunai dengan OVO.
Menjalin Kerja Sama dengan Kudo
Kudo merupakan startup yang menggabungkan konsep bisnis konvensional dan bisnis online modern. Aplikasi Kudo menjual berbagai produk seperti elektronik, produk fashion, kebutuhan rumah tangga, dan produk-produk lainnya. Kudo membantu mempresentasikan barang-barang miik agennya agar banyak dilirik pengguna internet. Bila terjadi penjualan, para agen dapat menyetorkan keuntungan untuk Kudo secara tunai.
Kini, OVO berkolaborasi dengan Kudo untuk menciptakan sistem pembayaran yang lebih praktis. Lebih dari 1,4 juta agen Kudo sudah mulai menggunakan aplikasi dompet virtual tersebut. Jumlah transaksi pembayaran digital pun terus meningkat seiring dengan terjalinnya kerja sama antara OVO dan Kudo.
Menjangkau UMKM di Berbagai Pelosok Daerah
Keterbatasan literasi finansial membatasi masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah untuk menggunakan aplikasi dompet virtual. Padahal, potensi finansial dari kalangan UMKM tidak kalah besar. OVO mencoba menggali potensi tersebut dengan menerapkan sistem pembayaran QR code. Sehingga sejumlah warung, pedagang makanan kaki lima, dan UMKM lainnya bisa turut mendukung transaksi pembayaran digital. Saat ini, layanan dompet virtual tersebut sudah menjangkau berbagai kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
Sebagai masyarakat modern yang peka terhadap perkembangan teknologi digital, Anda pun wajib memanfaatkan OVO sebagai salah satu alat pembayaran yang praktis. Yuk, manfaatkan sejumlah diskonnya untuk mendapatkan kemudahan transaksi sekaligus berhemat secara maksimal.
Komentar
Posting Komentar